ILMU MANTIQ || Terjemahan matan sulam munawwaraq terlengkap dari bait 7 sampai 10
صلي عليه الله ما دام الحجا # يخوض من بحر المعاني لججا.
وآله وصحبه ذوي الهدي # من شبهوا بأنجم في الإهتدا.
* Telah memberi rahmat oleh Allah atas Muhammad selama kekal akal yang menempuh ianya akal dalam laut-laut ma'ani yang penuh bergelombang.
Disini sudah terjadi tasybeh yaitu pada kata-kata بحر المعاني dipakai untuk mengatakan masalah yang sulit/payah.
Surahnya: kami minta padamu ya Allah, bahwa engkau beri rahmat atas Nabi Muhammad SAW, selama ada akal yang dapat memutus masalah-masalah yang sulit dari makna-makna yang banyak yang serupa dengan laut.
* Dan atas keluarganya dan shahabatnya yang mempunyai petunjuk. Siapakah mereka itu?
Siman-siman yang diserupakan akan mereka itu man dengan binatang pada petunjuk.
- Kita mohon pula moga Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepada keluarga nabi dan shahabatnya dimana mereka merupakan petunjuk begi sekalian manusia yang telah sesat, sebagaimana binatang menjadi petunjuk bagi orang-orang yang tak tahu arah di dalam gelap gulita. Oleh demikian Nabi bersabda:
اصحابي كالنجوم بأيهم اقتديتم اهتديتم.
------------------------
(وبعد) فالمنطق للجنان # نسبته كالنحو للسان.
فيعصم الأفكار عن غي الخطا # وعن دقيق الفهم يكشف الغطا.
* Dan sesudah hamdallah, shalah, dan salam, maka bermula mantiq itu bermula nisbahnya mantiq bagi hati itu seperti nisbah nahu bagi lisan.
- Perlu diketahui bahwa huruf و yang ada di belakang بعد meripakan gantian dari اما syartiyah, dan ada orang yang berpendapat pula bahwa اما syartiyah itupun gantian dari مهما syartiah beserta fi'ilnya karna itu و tersebut dinamakan "waw naibon naibah" gantian atas gantian. Karena و itu gantian huruf dari huruf syartiyah, maka lazim sesudahnya oleh huruf ف.
Kalimat بعد merupakan dharaf, maka setiap wajib idhafah, sementara mudhaf ilaih dari بعد di sini telah dibuang. Oleh karena itu didhummahkan baris akhir بعد sebagai tanda bahwa mudhaf ileh nya ada , tapi telah dibuangkan karena maklum.
Dharaf ada 2 bagi : dharaf zaman Dan dharaf makan, mak بعد di sini biasa diiradahkan ke dua-dua dharaf tersebut.
1. Diiradah dharaf zaman dengan iktibar zaman membahas pembahasan sesudah بعد merupakan sesudah zaman membahas pembahasan sebelum بعد.
2. Diiradah dharaf makan dengan iktibar tempat tulianya pembahasan sesudah بعد merupakan sesudah tempat tulusnya pembahasan sebelum بعد.
Maksud mushannif di dalam bait ini adalah kefungsian ilmu mantiq bagi hari bandingannya sama dengan fungsinya ilmu nahwu bagi lisan. Sebagaimana ilmu nahwu dapat dipelihara lisan dari tersalah ucapan begitu pula ilmu mantiq dapat memelihara hati dari tersalah dalam pemikiran.
HATI TERBAGI 2:
1.) القلب الحماني الصنوبري.
2.) القلب لطيفة ربانية.
-1. Hati yang berbentuk daging yang ukurannya ada besar kecil. Seperti yang diperdapatkan pada hewan.
-2. Hati yang berbentuk halus yang tidak dapat diingat oleh manusia. Hanya Allahlah yang mengetahui isinya.
* Maka memeliharakan ianya mantiq akan segala pikiran dari sesat tersalah dan dari sehalus-halus paham, lagi yang dapat membuka ianya mantiq akan tutupan.
- Idhafah yang terjadi pada kata-kata غي الخطا termasuk dalam idhafah 'am kepada khas. Karena tiap-tiap kesesatan ada yang sengaja ada yang tersalah. Akan tetapi tiap-tiap tersalah sudah pasti sesat.
Dan idhafah yang tejadi pada دقيق الفهم "pemahaman yang halus". Dan disini pula sudah terjadi pendahuluan muta'alaq (دقيق الفهم) atas muta'aliq(يكشف الغطا).
Kesimpulannya. Karena ilmu mantiq berfungsi bagi hati, maka ilmu mantiq tersebut dapat memelihara dalam berfikir yang salah yang dapat menyesatkan. Dan semua masalah yang sukar menjadi mudah, dan bahkan segala ma'ani-ma'ani yang tersembunyi akan nampak.
Wallahua'lam bishshawab.
وآله وصحبه ذوي الهدي # من شبهوا بأنجم في الإهتدا.
* Telah memberi rahmat oleh Allah atas Muhammad selama kekal akal yang menempuh ianya akal dalam laut-laut ma'ani yang penuh bergelombang.
Disini sudah terjadi tasybeh yaitu pada kata-kata بحر المعاني dipakai untuk mengatakan masalah yang sulit/payah.
Surahnya: kami minta padamu ya Allah, bahwa engkau beri rahmat atas Nabi Muhammad SAW, selama ada akal yang dapat memutus masalah-masalah yang sulit dari makna-makna yang banyak yang serupa dengan laut.
* Dan atas keluarganya dan shahabatnya yang mempunyai petunjuk. Siapakah mereka itu?
Siman-siman yang diserupakan akan mereka itu man dengan binatang pada petunjuk.
- Kita mohon pula moga Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepada keluarga nabi dan shahabatnya dimana mereka merupakan petunjuk begi sekalian manusia yang telah sesat, sebagaimana binatang menjadi petunjuk bagi orang-orang yang tak tahu arah di dalam gelap gulita. Oleh demikian Nabi bersabda:
اصحابي كالنجوم بأيهم اقتديتم اهتديتم.
------------------------
(وبعد) فالمنطق للجنان # نسبته كالنحو للسان.
فيعصم الأفكار عن غي الخطا # وعن دقيق الفهم يكشف الغطا.
* Dan sesudah hamdallah, shalah, dan salam, maka bermula mantiq itu bermula nisbahnya mantiq bagi hati itu seperti nisbah nahu bagi lisan.
- Perlu diketahui bahwa huruf و yang ada di belakang بعد meripakan gantian dari اما syartiyah, dan ada orang yang berpendapat pula bahwa اما syartiyah itupun gantian dari مهما syartiah beserta fi'ilnya karna itu و tersebut dinamakan "waw naibon naibah" gantian atas gantian. Karena و itu gantian huruf dari huruf syartiyah, maka lazim sesudahnya oleh huruf ف.
Kalimat بعد merupakan dharaf, maka setiap wajib idhafah, sementara mudhaf ilaih dari بعد di sini telah dibuang. Oleh karena itu didhummahkan baris akhir بعد sebagai tanda bahwa mudhaf ileh nya ada , tapi telah dibuangkan karena maklum.
Dharaf ada 2 bagi : dharaf zaman Dan dharaf makan, mak بعد di sini biasa diiradahkan ke dua-dua dharaf tersebut.
1. Diiradah dharaf zaman dengan iktibar zaman membahas pembahasan sesudah بعد merupakan sesudah zaman membahas pembahasan sebelum بعد.
2. Diiradah dharaf makan dengan iktibar tempat tulianya pembahasan sesudah بعد merupakan sesudah tempat tulusnya pembahasan sebelum بعد.
Maksud mushannif di dalam bait ini adalah kefungsian ilmu mantiq bagi hari bandingannya sama dengan fungsinya ilmu nahwu bagi lisan. Sebagaimana ilmu nahwu dapat dipelihara lisan dari tersalah ucapan begitu pula ilmu mantiq dapat memelihara hati dari tersalah dalam pemikiran.
HATI TERBAGI 2:
1.) القلب الحماني الصنوبري.
2.) القلب لطيفة ربانية.
-1. Hati yang berbentuk daging yang ukurannya ada besar kecil. Seperti yang diperdapatkan pada hewan.
-2. Hati yang berbentuk halus yang tidak dapat diingat oleh manusia. Hanya Allahlah yang mengetahui isinya.
* Maka memeliharakan ianya mantiq akan segala pikiran dari sesat tersalah dan dari sehalus-halus paham, lagi yang dapat membuka ianya mantiq akan tutupan.
- Idhafah yang terjadi pada kata-kata غي الخطا termasuk dalam idhafah 'am kepada khas. Karena tiap-tiap kesesatan ada yang sengaja ada yang tersalah. Akan tetapi tiap-tiap tersalah sudah pasti sesat.
Dan idhafah yang tejadi pada دقيق الفهم "pemahaman yang halus". Dan disini pula sudah terjadi pendahuluan muta'alaq (دقيق الفهم) atas muta'aliq(يكشف الغطا).
Kesimpulannya. Karena ilmu mantiq berfungsi bagi hati, maka ilmu mantiq tersebut dapat memelihara dalam berfikir yang salah yang dapat menyesatkan. Dan semua masalah yang sukar menjadi mudah, dan bahkan segala ma'ani-ma'ani yang tersembunyi akan nampak.
Wallahua'lam bishshawab.

sangat bermanfaat
ReplyDelete